Senin, 08 November 2010

Pengertian Kewirausahaan


Pengertian Kewirausahaan
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko. Orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang cepat dalam memastikan kesuksesan. Beberapa definisi tentang kewirausahaan yaitu:

Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian.

Joseph Schumpeter (1934)
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahanperubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, (2) memperkenalkan metoda produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.

Zimmerer
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).

Tujuan Kewirausahaan:
1.      Meningkatkan Jumlah wirausaha yang berkualitas.
2.      Menyadarkan masyarakat atau memberikan kesadaran berwirausaha yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
3.      Menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat
4.      Membudayakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat.

Karakteristik Kewirausahaan
1. Kemampuan inovatif
2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
3. Keinginan untuk berprestasi
4. Kemampuan perencanaan realistis
5. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6. Obyektivitas
7. Tanggung jawab pribadi
8. Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
9. Kemampuan sebagai pengorganisator

Jenis Kewirausahaan
1.      Innovating Entrepreneurship
      Bereksperimentasi secara agresif, trampil mempraktekkan transformasi transformasi atraktif
2.      Imitative Entrepreneurship
Meniru inovasi yang berhasil dari para Innovating Entrepreneur
3.      Fabian Entrepreneurship
Sikap yang teramat berhati-hati dan sikap skeptikal tetapi yang segera melaksanakan peniruan-peniruan menjadi jelas sekali, apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka akan kehilangan posisi relatif pada industri yang bersangkutan.
4.      Drone Entrepreneurship
Drone (malas). Penolakan untuk memanfaatkan peluang-peluang untuk melaksanakan perubahan-perubahan dalam rumus produksi sekalipun hal tersbut akan mengakibatkan mereka merugi diandingkan dengan produsen lain.

Kelemahan Kewirausahaan
1.      Tanggung jawab sangat besar dan berat di dalam menghadapi permasalahan bisnis.
2.      Bekerja keras dan waktunya sangat panjang.
3.      Memperoleh pendapatan yang tidak pasti dan memiliki resiko yang sangat besar.

Ruang Lingkup Kewirausahaan
1.      Lapangan Agraris
2.      Lapangan Peternakan
3.      Lapangan Perkebunan
4.      Lapangan Pemberi jasa
5.      Lapangan Pertambangan dan energi
6.      Lapangan Industri dan Kerajinan


Sumber:
118.98.176.148/files/download/Erni_Unggul/kewirausahaan.pdf
id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan
www.scribd.com/doc/3149930/KEWIRAUSAHAAN

0 komentar:

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP